Dari sebelas point kesimpulan yang dihasilkan pada
kegiatan educational technology
tahunan tingkat Internasional tersebut, ada satu point yang bagi EDUQO sangat relevan dengan kondisi Indonesia.
Point kesembilan tersebut menyimpulkan bahwa:
“The biggest
challenge on the use of ICT in ODEL (Open, Distance, and E-Learning) is not the
availability of technology, but the changing of learning paradigm, mindset,
culture, and practices of all the players and stakeholders. As if in a newly
introduced scenario, we are facing the changing learning culture within our
education system and practices.”
Setelah pekan silam peluncuran produk StartUp Kelase,
minggu ini dunia pendidikan Indonesia diramaikan kembali dengan produk educational technology: HarukaEdu.
![]() |
| Screen capture situs HarukaEdu |
Tidak mengusung produk Social Network Learning (seperti FodBoo, StudentBook, Goesmart, dan
Hoodemia), Private Social Network
(seperti Tutor dan Eversiti), maupun Mobile
Learning Platform (seperti Kelase); justru HarukaEdu menawarkan solusi
layanan pendidikan jarak jauh melalui internet (online education) berupa online
learning dan online degree program,
bagi Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia.
Jika Anda telah membaca tulisan EDUQO mengenai “Pengaruh Pendidikan Online dalam Merubah Cara Belajar”, ditemukan sebuah fakta bahwa pada tahun 2019 diperkirakan 50%
lembaga pendidikan di Amerika Serikat akan diajarkan secara online.
Bahkan diperkuat data dari info grafik yang sama, bahwa
per 2009 saja sebanyak 75% PT telah memiliki pembelajaran online dalam rencana jangka panjang mereka.
Jadi, bagi Anda khususnya segment pembaca EDUQO kategori
CIO (Chief Information Officer); sekiranya kampus Anda berencana menawarkan
program online degree sebagaimana
Harvard University, Stanford University, George Washington University, dan
sederet PT top dunia lainnya; melakukan partnership
dengan HarukaEdu merupakan langkah strategis.
Apalagi layanan HarukaEdu fokus menitikberatkan pada
empat point yaitu: (1) Quality; (2) Affordability; (3) Accessibility; dan (4) Sociability;
dengan investasi, waktu pengembangan, dan resiko yang minimal. Solusi yang
ditawarkan HarukaEdu pun mencakup semua elemen kunci online education baik itu: Digital
courseware and study materials; IT
infrastructure; Operations; dan Investments.
Semoga dengan kehadiran HarukaEdu bisa membantu proses
perubahan learning paradigm, mindset, culture, dan practices
penggunaan ICT dalam pendidikan; khususnya di Indonesia yang masih dalam proses
perkembangan.
Selamat datang, HarukaEdu!
Sumber Berita: Milist StartUp Lokal Indonesia; HarukaEdu
Sumber
Gambar: HarukaEdu















