Sunday, June 17, 2012

Setelah e-Book, Interactive Book, kini Wonderbook!

Perkembangan buku elektronik semakin menunjukkan tingkat kecanggihannya tersendiri. Minggu ini BBC memberitakan teknologi mutakhir terkini mengenai augmented reality produk Sony dengan produknya Wonderbook. Dengan buku yang mengandung beragam kode yang diterjemahkan melalui kamera ini, Anda bisa membaca buku dengan gambar yang bergerak, bersuara, bahkan muncul ke permukaan seolah-olah keluar dari buku tersebut.

Untuk ukuran Indonesia, e-Book (buku yang sudah tidak menggunakan kertas, melainkan berupa file komputer biasanya dalam format PDF, bahkan sudah ada yang berformat EPUB) sendiri masih sedang terus berkembang. Apalagi baru tahun ini pula di Indonesia memiliki one stop shopping untuk buku-buku digital yang bisa Anda kunjungi “etalase” virtualnya di situs BukuTablet. Bahkan, Anda bisa merubah buku fisik Anda seperti pada lazimnya, menjadi e-Book dengan mengakses situs ScanBuku.


Lebih dari sekedar Interactive Book seperti yang pernah sekilas EDUQO bahas dengan  teknologi interaksi berupa video dan animasi, Wonderbook menggabungkan live video dengan data komputer dan visualisasi. Sehingga buku konvensional yang hanya bermateri dua dimensi (2D) berupa informasi berbentuk tulisan dan gambar saja, kini bisa tampil berupa 3D karena “hidup” dan tentu saja bergerak seperti video.

Inilah teknologi yang memadukan dunia maya dan dunia nyata secara bersamaan (real time). Sekalipun Wonderbook untuk produk pertamanya ini memilih tema sihir Harry Potter demi memperkenalkan teknologi augmented reality agar lebih mudah dimengerti bagi yang awam, ke depannya Sony akan bekerjasama dengan aneka penerbit buku bertema pendidikan dan ilmiah.

Untuk kategori surat kabar, KOMPAS memang sudah terlebih dahulu sekaligus sebagai surat kabar pertama di Asia Tenggara, yang mulai menerapkan teknologi ini. Lalu, bagaimana dengan kategori buku khususnya tema pendidikan, penerbit Indonesia manakah yang berinisiatif mewujudkan teknologi augmented reality tersebut?

Berikut EDUQO tampilkan video simulasi mengenai KOMPAS yang sudah menerapkan teknologi augmented reality:

video

0 comments:

Post a Comment