Wednesday, June 06, 2012

Siswa Versus Siswi dalam Kecanduan Facebook

Sekiranya siswa versus siswi Anda di sekolah diteliti bersamaan dalam penggunaan Facebook, manakah yang lebih kecanduan (Facebook Addiction Disorder)?

Alat ukur “Bergen Facebook Addiction Scale” diaplikasikan oleh para Psikolog University of Bergen di Norwegia terhadap 423 siswa dan siswi dalam penelitian kecanduan Facebook. Dengan  alat ukur ini, para Psikolog tadi bisa mengamati tanda-tanda perilaku adiktif siswa dan siswi dalam menggunakan Facebook. Alat ukur ini sendiri merupakan instrumen berupa skala satu (sangat jarang) hingga skala lima (sangat sering) seputar pernyataan tentang penggunaan Facebook. Para siswa dan siswi tadi cukup memberikan skor pada tiap-tiap pernyataan tersebut.

Bukan hanya berupa pernyataan yang harus diberikan skor skala tertentu, para siswa dan siswi tadi pun diajukan pertanyaan mengenai perasaan mereka terkait dorongan menggunakan Facebook, kegagalan saat membatasi diri menggunakan Facebook, hingga bagaimanakah perasaannya ketika tidak bisa mengakses jejaring sosial tersebut.

Hasil penelitian yang dipublikasikan Psychological Reports Journal itu menarik untuk dikaji lebih lanjut. Berikut EDUQO paparkan sekilas hasil penelitian tersebut:

-Siswi lebih beresiko untuk kecanduan Facebook ketimbang Siswa.
-Siswa atau Siswi yang lebih muda rentan kebergantungan terhadap Facebook daripada Siswa atau Siswi yang lebih tua.
-Siswa atau Siswi yang menderita kecemasan atau ke-tidak-aman-an sosial lebih memungkinkan menjadi pecandu Facebook berikutnya.
-Siswa atau Siswi extrovert (terbuka kepribadiannya) lebih cenderung kecanduan Facebook daripada yang introvert (tertutup kepribadiannya).
-Siswa atau Siswi yang well organized dan ambisius cenderung beresiko kecil untuk kecanduan Facebook.

Penelitian ini perlu dilakukan mengingat tanda-tanda kecanduan Facebook tidak jauh berbeda dengan orang yang mengalami kecanduan narkoba, alhokol, dan zat kimia lain seperti yang pernah EDUQO beritakan.

Bagaimanakah dengan siswa-siswi Anda di sekolah?

0 comments:

Post a Comment