Monday, March 04, 2013

Kiat Mengoptimalkan Satu Komputer dalam KBM

EDUQO.com: Siapa bilang dengan hanya memiliki satu komputer baik itu desktop, laptop (baik itu notebook maupun netbook), ataupun tablet (iPad/Galaxy Tab/dan yang sejenisnya) tidak bisa dioptimalkan untuk penerapan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar)?


Ilustrasi
Jika Anda sebagai Guru di sekolah yang hanya memiliki satu komputer saja; kiat kreatif berikut ini patut untuk menjadi inspirasi KBM tersendiri.

Tulisan menarik ini EDUQO sadur dari situs Edudemic hasil ide pemikiran Felecia M. Young, salah satu Guru di Salisbury High School, Amerika Serikat.

Berikut lima kiat mengoptimalkan komputer dalam proses KBM, jika sekolah Anda memang hanya memiliki satu perangkat saja:

Kiat Pertama: Manfaatkanlah Video Pendidikan YouTube.
Anda tentu sudah membaca tulisan yang telah EDUQO angkat mengenai saluran pendidikan di YouTube. Anda bisa membacanya kembali disini.

Dengan hanya menggunakan satu komputer yang dimiliki sekolah, Anda bisa memutar video-video pendidikan tersebut dan bisa dimanfaatkan sebagai pembuka kelas sebelum KBM dimulai; mengulas sebuah mata pelajaran tertentu; bahkan bisa pula untuk meringkas materi pelajaran yang sudah diajarkan.

Kiat Kedua: Undanglah Pembicara Tamu melalui Video Chat.
Ini bukan tentang “Kelas Inspirasi” dimana Guru Tamu mengajar sesuai dengan profesinya seperti yang pernah EDUQO beritakan. Kiat berikut ini lebih mengundang semacam “Pembicara Tamu” untuk berbicara di kelas Anda, demi memperkaya mata pelajaran yang sedang diajarkan.

Pastikan komputer yang hanya satu-satunya itu tersambung melalui proyektor, sehingga siswa Anda bisa menyaksikannya. Apalagi pilihan Instant Messaging yang populer untuk video chat sekarang ini cukup beragam; baik itu Google Hang-Out, Skype, atau Yahoo Messenger.

Kiat Ketiga: Izinkanlah Siswa Mem-posting di Blog setelah KBM.
Apakah Anda sudah memiliki ide untuk membuat website khusus kelas yang Anda tangani? Nampaknya ini merupakan kiat kreatif selanjutnya dimana Anda bisa mengoptimalkan komputer satu-satunya dalam proses KBM.

Setelah proses KBM selesai, izinkanlah semua siswa dengan mekanisme penjadwalan, untuk mem-posting pemahaman apa yang mereka dapatkan sesudah proses KBM pada setiap suatu pelajaran. Apalagi jika Anda sudah memiliki tablet khususnya iPad, aplikasi WordPress bisa di-install untuk memudahkan proses mem-posting.

Kiat Keempat: Gunakanlah Komputer sebagai Alat Presentasi.
Sudah saatnya Anda beralih alat bantu untuk presentasi; dari semula hanya menggunakan flipchart saja, bahkan OHP (Over Head Projector), kini berubah menjadi komputer.

Untuk proses KBM di kelas, EDUQO tentu merekomendasikan PowerPoint produk Microsoft Office atau Presentation produk Google Apps forEducation. Tetapi jika Anda sudah memiliki tablet, lagi-lagi khususnya iPad, EDUQO rekomendasikan untuk menginstall aplikasi presentasi di AppStore baik itu Keynote ataupun Prezi. Kemudian agar siswa Anda bisa menyaksikan presentasi dari iPad tersebut, pastikan juga menginstall aplikasi AirDisplay atau lagi-lagi menggunakan konektor untuk menampilkan presentasi itu melalui proyektor.

Kiat Kelima: Bangunlah “Learning Station” atau “Learning Center”.
Karena EDUQO tengah menyiasati sekiranya komputer yang dimiliki sekolah memang hanya satu-satunya, maka kiat terakhir yaitu: membangun “Learning Station” atau “Learning Center”.

Anda cukup menyediakan ruang khusus atau bahkan cukup hanya “pojok” khusus di ruang tertentu, dimana komputer itu bisa dimanfaatkan secara bersama-sama. Lebih tepatnya lagi bahwa “pojok” ini hanya digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas kelompok. Baik itu tugas yang berdasarkan proyek atau sebuah kerja kelompok tertentu.

Keterlibatan dan Partisipasi
Sesungguhnya tujuan dari kiat-kiat ini lebih kepada agar para siswa, juga terlibat serta berpartisipasi dalam proses pembelajaran secara pendekatan TIK.

Apalagi menurut pakar pendidikan Jepang bahwa penguasaan ICT dan keterampilan menulis Guru; selain berkorelasi kuat menciptakan proses KBM yang kreatif, inovatif, dan mudah dimengerti siswa; juga mempengaruhi kreativitas serta inovasi siswa. Silahkan Anda membaca tulisan mengenai hal tersebut disini.

Satu hal yang menggembirakan bahwa untuk mewujudkan kreativitas serta inovasi tersebut cukup dengan hanya satu komputer saja per sekolah! Belum lagi jika siswa Anda sudah terbiasa menggunakan smart phone. Betapa beberapa kiat tadi (kiat kesatu hingga ketiga) ada pula yang compatible untuk sama-sama diperagakan di kelas oleh siswa Anda.

Terakhir, apakah Anda masih memiliki alasan untuk tidak menggunakan TIK dalam proses KBM?

Sumber Berita: Edudemic
Sumber Gambar: //blog.mlive

0 comments:

Post a Comment